Transformasi Gerakan Radikal di Indonesia

Mata kuliah ini membahas dinamika gerakan dalam kelompok-kelompok keagamaan garis keras di Indonesia dan perkembangan pola-pola aksi terorisme bernuansa agama di Indonesia. Kelompok-kelompok keagamaan garis keras dimaksudkan di sini adalah kelompok-kelompok Islam yang bertujuan merombak secara total (radikal) tatanan sosial-ekonomi dan politik berdasarkan konstruksi “Syariat Islam”, baik dalam bentuk “Negara Islam” maupun “Kekhalifahan Islam”.  Tujuan ini dicapai dengan strategi yang berbeda-beda, mulai dari dakwah, politik dan vigilantisme, hingga terorisme.

Akar-akar gerakan radikal Islam di Indonesia dapat ditemukan sejak awal era kemerdekaan. Dalam perkembangan kemudian, terjadi transformasi gerakan radikal dalam hal orientasi dari nasional menjadi trans-nasional, yang diikuti pula oleh perubahan dalam strategi propaganda, rekrutmen, dan aksi. Perkembangan mutakhir dalam aksi-aksi terorisme di Indonesia tak lepas dari kemunculan ISIS sebagai kelompok teroris jihadis paling populer pasca-Al-Qaeda, yang berhasil mengembangkan suatu jejaring propaganda yang sangat efektif baik untuk melakukan proses rekrutmen calon teroris lintas-bangsa maupun untuk menyiarkan aksi-aksi terorisme mereka yang mengerikan ke segala penjuru dunia.

Dengan mengikuti kuliah ini, peserta diharapkan dapat memahami: (1) akar-akar genealogis dan variasi gerakan Islam radikal di Indonesia; (2) pengaruh kemunculan ISIS terhadap perkembangan radikalisme dan terorisme di Indonesia; (3) beragam strategi kontra-terorisme di Indonesia.

Pengajar

Pengajar mata kuliah ini adalah M. Najib Azca, dosen dan peneliti di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Gadjah Mada (UGM). Saat ini, Azca juga mengepalai sebuah lembaga yang bergerak dalam kajian isu-isu keamanan dan perdamaian di UGM, Center for Security and Peace Studies (CSPS). Azca meraih gelar doktoral dari Amsterdam Institute for Social Science Research (AISR), University of Amsterdam, Belanda (2011), dengan disertasi berjudul After Jihad: A Biographical Approach to Passionate Politics in Indonesia. Sebelumnya, Azca meraih gelar Master of Art (MA) dari Southeast Asia Graduate Program, Faculty of Asian Studies, The Australian National University (ANU), Australia (2003), dan gelar sarjana dari Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UGM (1996). Sebagai peneliti dan akademisi kampus, Azka adalah seorang penulis yang aktif. Berbagai tulisannya sudah dipublikasikan dalam bentuk buku dan artikel di jurnal ilmiah nasional dan internasional serta media massa di Indonesia.

86total visits,1visits today