Pengumuman Peserta Terpilih Mengikuti Kegiatan Training Advokasi Kebebasan Sipil

Diposkan Tinggalkan komentarDiposkan di Kegiatan

Institut Demokrasi dan Kesejahteraan Sosial (Indeks) dan Friedrich Naumann  (FNF) Indonesia kembali menggelar kegiatan pelatihan Advokasi Kebebasan Sipil. Kali ini kegiatan digelar melalui aplikasi Zoom, selama 4 hari (Senin-Kamis, 22-25 Juni 2020), dengan mengangkat tema “Pancasila, Kebebasan dan HAM: Antara Konteks dan Universalitas Nilai”. Kami menghadirkan sebagai Narasumber: Ulil Abshar Abdalla, Asfinawati (Ketua YLBHI) Haris […]

gambar liputan6com

Pengumuman Pemenang Kompetisi Esai “Urgensi RUU Cipta Kerja”

Diposkan Tinggalkan komentarDiposkan di Kegiatan

Kompetisi esai “Urgensi RUU Cipta Kerja untuk Kemajuan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat” dibuka oleh Institut Demokrasi Kesejahteraan Sosial (Indeks) pada 7 Maret 2020 dan ditutup pada 17 April 2020. Selama 40 hari waktu pengumpulan naskah, kami menerima kiriman 92 naskah. Dari 92 naskah itu hanya ada 74 naskah yang dianggap memenuhi “ketentuan naskah” yang kami […]

Pengumuman 30 Besar Kompetisi Esai Urgensi RUU Cipta Kerja

Diposkan Tinggalkan komentarDiposkan di Kegiatan

Institut Demokrasi Kesejahteraan Sosial (Indeks) untuk kesekian kalinya menggelar kompitisi esai. Kompetisi esai kali ini mengangkat tajuk utama “Urgensi RUU Cipta Kerja untuk Kemajuan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat”. Kompetisi ini dibuka pada 7 Maret 2020 dan ditutup pada 17 April 2020. Selama 40 hari waktu pengumpulan naskah, kami menerima kiriman 92 naskah. Dari 92 naskah […]

Kompetisi Esai “Urgensi RUU Cipta Kerja”, Total Hadiah 22 Juta

Diposkan Tinggalkan komentarDiposkan di Kegiatan

Ada yang menarik dari hasil survei Charta Politika terkait respon masyarakat terhadap rencana pemerintah menerbitkan UU Omnibus Law. Hasilnya 51% responden menjawab mendukung pemerintah menerbitkan UU Omnibus Law dan hanya ada 27% menolak. Sisanya tidak jawab/tidak tahu. Lebih menarik lagi, dari semua responden yang ditanya, 83,1 persen tidak tahu tentang Omnibus Law, hanya 16,9 persen […]

Melirik Wacana Kebebasan dan Isu-Isu Indonesia Kontemporer

Diposkan Tinggalkan komentarDiposkan di Diskusi Buku, Kegiatan

“Dalam hal kebebasan berpendapat misalnya, argumen “terlalu liberal” disematkan di tengah beragamnya ujaran dan opini di media seiring dengan arus informasi yang semakin bergulir. kata “liberal” dikonotasikan sebagai kebebasan berpendapat tanpa filter yang kemudian dapat memicu salah paham atau bahkan konflik.” -Sinta Suryani, Kata Pengantar Buku Liberalisme Klasik- Kesalahpahaman terhadap liberalisme sebagai ideologi kebebasan nampaknya […]

Liberalisme, Sebuah Wacana Klasik untuk Masa Depan: Tinjauan Buku Liberalisme Klasik

Diposkan Tinggalkan komentarDiposkan di Artikel

Liberalisme adalah sebuah istilah yang mudah disalahpahami. Kesalahan memahami liberalisme bermula dari kesalahan penjelasan yang kerap disengaja atas alasan-alasan yang kurang lebih ideologis untuk menampilkan liberalisme dalam citra yang negatif. Jelas ini adalah sebuah ironi mengingat liberalisme, sebagai seperangkat gagasan sosial politik dan ekonomi, mengusung nilai yang esensial dalam kehidupan manusia dan akan selalu relevan: […]