Pelatihan Pendidikan Anti-Korupsi

Anggaran pembangunan adalah dana publik yang dihimpun oleh negara untuk dialokasikan sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat. Namun, tujuan ini tidak tercapai manakala korupsi masih membudaya, baik di kalangan pejabat publik, pelaku bisnis, maupun masyarakat pada umumnya. Korupsi masih menjadi persoalan serius dan menghambat penggunaan anggaran pembangunan secara efektif dan efisien dalam rangka peningkatan kesejahteraan sosial di Indonesia.

Upaya pemberantasan korupsi tidak cukup semata-mata mengandalkan penindakan seperti biasa dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Diperlukan juga upaya pencegahan secara berkelanjutan yang bertujuan mengikis perkembangan budaya korupsi di segala lini kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Pendidikan adalah sektor terdepan dalam membangun budaya anti-korupsi.

Indeks mengembangkan sistem pelatihan pendidikan anti-korupsi untuk warga belajar di lingkungan pendidikan, khususnya dari tingkat pendidikan usia dini hingga sekolah menengah. Sistem pelatihan ini mengacu pada modul pendidikan antikorupsi dari sisi substansi pembelajaran, yang diintegrasikan dengan pendekatan pendidikan berbasis nilai yang berorientasi membangun karakter individu yang berintegritas.

Sasaran pelatihan mencakup elemen-elemen warga satuan pendidikan, mulai dari pimpinan, pendidik dan tenaga kependidikan, dan peserta didik. Tersedia dua jenis pelatihan. Pertama, pelatihan reguler, dilaksanakan selama tiga hari dengan alokasi waktu pelatihan efektif enam jam per hari untuk jenis regular. Kedua, pelatihan intensif, dilaksanakan selama tiga hari dua malam. Perbedaan antara kedua jenis pelatihan itu tidak terutama pada materi, tetapi pada kualitas interaksi antara sesama peserta dan antara peserta dan fasilitator.

Informasi lebih lanjut, sila hubungi Tim Indeks, u.p. Sukron Hadi (0838 1154 5868).

392total visits,1visits today